RUU Kerja Sama Indutri Pertahanan Indonesia Belarus Disetujui Komisi I DPR

KanalSHMH – Komisi I DPR RI menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengesahan Persetujuan antara Pemerintah Republik Belarus tentang Kerja Sama Industri Pertahanan. RUU disetujui dan disahkan oleh sepuluh Fraksi di Komisi I DPR RI dan pemerintah. RUU itu kemudian akan dibawa ke pembahasan tingkat lanjut atau Rapat Paripurna.

RUU itu disepakati dalam rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Hanafi Rais (F-PAN) dan dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan oleh perwakilan fraksi. Pemerintah yang diwakili Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu turut menandatangani kesepakatan ini, yang digelar di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Senin (28/1/2019) lalu.

“Saya kira Komisi I dan pemerintah sudah sepakat mengenai pengesahan persetujuan ini. Maka dari itu saya nyatakan bahwa RUU tersebut dapat kita setujui untuk dibawa ke Paripurna menjadi Undang-Undang,” kata Hanafi sembari mengetuk palu.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Asril Hamzah Tanjung menuturkan, RUU ini dapat segera disahkan menjadi UU mengingat kepentingan yang sama antar kedua negara. Di satu sisi, Dia melihat bidang pertahanan Republik Belarus memiliki potensi yang dapat dipelajari oleh Indonesia.

“Saya pikir indonesia perlu membangun rasa saling percaya antar kedua negara, sehingga diperlukan kerja sama dengan pemerintah Republik Belarus. Mengingat Republik Belarus memiliki potensi yang lebih baik, khususnya di bidang teknologi roket, elektronika, dan pertahanan udara,” ujar politisi Partai Gerindra itu.

Sementara itu, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan jika sudah diatur dalam UU, kerja sama pertahanan Indonesia dengan negara lain dapat berlangsung lancar dan tidak akan menimbulkan masalah.

“Republik Belarus merupakan negara alternatif dalam melakukan kerja sama di bidang pertahanan. Oleh karena itu, hal ini akan membuka kesempatan bagi indonesia untuk melakukan alih teknologi, pengembangan produk, serta perbaikan alat sistem pertahanan,” ujar Ryamizard. (waa)