Law Office Sang Dedengkot Aktivis

SHMH – Gendo, demikian kalangan wartawan dan aktivist mengenalnya sejak tahun 2000-an. Dia selalu vokal dengan permasalahan yang dianggap menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Pria yang terlahir dengan nama I Wayan Suardana ini dikenal sebagai aktivis yang gigih memperjuangkan apa yang disuarakan. Tidak peduli walau awalnya hanya sedikit orang yang berani berteriak bersamanya.

Contoh nyata kegigihannya adalah gerakan menolak reklamasi atau pengurugan Teluk Benoa. Sudah menjadi rahasia umum, bahwa awal gerakan menolak reklamasi Teluk Benoa hanya dimulai oleh segelintir orang, dan Wayan Gendo adalah salah satunya. Dalam beberapa tahun, gerakan tersebut kemudian didukung oleh ribuan aktivis dan kalangan Adat Bali.

Wayan Gendo dikenal sebagai aktivis WALHI dan PBHI. Dia diantaranya pernah menjadi Badan Pengurus Majelis Anggota Wilayah PBHI Bali dan Ketua Dewan Daerah WALHI Bali. Gendo juga aktif menjabat sebagai DEWAN NASIONAL WALHI sejak 2016 hingga kini.

WALHI adalah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak dibidang pelestarian lingkungan. Sementara PBHI adalah LSM sekaligus Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang fokus pada bantuan hukum dan hak asasi manusia.

Kini, Wayan Gendo juga adalah seorang Advokat. Dia adalah alumni Fakultas Hukum Universitas Udayana Bali, dan saat ini sedang melanjutkan studi Magister Ilmu Hukum di Program Pasca Sarjana Universitas Udayana.

Advokat PERADI ini menguasai berbagai bidang ilmu hukum seperti : Hukum Pidana Umum & Khusus, Hukum Perdata, Hukum Hak Atas Kekayaan Intelektual, Hukum Perbankan dan Investasi, Hukum Pertanahan, Hukum Ketenagakerjaan, Hukum Lingkungan dan lain sebagainya.

Gendo, mendidirikan Gendo Law Office tahun 2013 di Denpasar, Bali. GLO memberikan pelayanan dibidang hukum baik litigasi maupun non litigasi. Sebagaimana dikutip dari websitenya, GLO mengutamakan pengalaman, idealisme dan profesionalitas kerja dalam melayani pencari keadilan.

Kantor Hukum yang beralamat di kawasan WR Supratman, Kesiman, ini memberikan pelayanan baik di dalam pengadilan (litigasi) maupun di luar pengadilan (non-litigasi). Diantaranya mencakup masalah : Perkara Pidana Umum & Khusus, Perkara Perdata, dan Perkara Tata Usaha Negara (TUN). GLO juga melayani Perkawinan dan Keluarga, Hukum Kekayaan Intelektual, Tanah dan Properti, serta bidang-bidang jasa layanan hukum lainnya.

Dalam menyelesaikan sengketa melalui Proses Pengadilan/Litigasi, GLO siap membela hak-hak dan kepentingan hukum pencari keadilan dalam bidang hukum Pidana dan Perdata pada semua tingkat pemeriksaan dan peradilan di Indonesia. Baik itu Pengadilan Negeri/Agama, Pengadilan Tinggi/Agama, dan Mahkamah Agung. Juga termasuk pada lingkup peradilan Tata Usaha Negara).

GLO juga siap menyelesaikan sengketa klien melalui jalur Non-Litigasi atau di luar Pengadilan. GLO siap mendampingi dan mewakili dalam proses alternatif terbaik untuk menyelesaikan permasalahan, dengan kata lain kasus/permasalahan anda dapat diselesaikan secara damai.

Kantor Hukum pria kelahiran Ubud, pada 8 Oktober 1976 ini juga melayani jasa opini hukum (legal opinion), mendampingi dan/atau mewakili klien pada negosiasi dengan pihak lawan atau pengacaranya. GLO juga melayani pembuatan draft dan/atau menandatangani dokumen dan/atau kontrak yang berhubungan dengan perjanjian.

Selain Wayan Gendo, GLO diantaranya juga diperkuat oleh dua advokat lainnya. Mereka adalah I Wayan Adi Sumiarta, S.H., M.Kn dan I Made Juli Untung Pratama.

Wayan Adi Sumiarta adalah Advokat lulusan Fakultas Hukum Universitas Udayana 2012 dan Magister Kenotariatan di Program Pasca Sarjana Universitas Udayana tahun 2015. Advokat PERADI ini konsen pada bidang Hukum Pertanahan, Hukum Perusahaan, Hukum Ketenagakerjaan, Hukum Keluarga dan Waris, serta Perancangan Kontrak.

Selanjutnya, I Made Juli Untung Pratama, disumpah sebagai advokat pada 20 Mei 2019. Dia lulus S1 Fakultas Hukum Udayana pada 2016 dan S2 Magister Kenotariatan pada 2018.

Selain itu,  GLO juga diperkuat oleh Advokat I Made Adi Mantara,S.H., dan I kadek Ari Pebriarta S.H. Serta seorang advokat magang, I Nyoman Wirawan.
Sebagai kantor hukum yang didirikan oleh aktivis, GLO juga sering jadi tempat berkumpul komunitas yang notabene non hukum. Banyak anak muda, musisi, sineas, dan komunitas lainnya berkumpul di GLO, terutama di luar jam kantor. Diantaranya ada JRX, Erick Est, dan komunitas sepeda mudercycle.
Sebagai tanggungjawab hukum, sosial dan moral bagi advokat dan kantor hukum, tentu saja GLO juga banyak melakukan pendampingan probono. Gendo CS terutama melayani konsultasi hukum dan pendampingan hukum gratis bagi masyarakat miskin dan korban kriminalisasi. (iwa)