Contoh Surat Penangguhan Penahanan

No                   :

Lampiran        : Surat Kuasa

Perihal            : PERMOHONAN TIDAK DILAKUKAN PENAHANAN

 

Kepada Yth. :

Kepala Kepolisian Resor Kota Denpasar

di-

Denpasar

 

Dengan Hormat,

Yang bertandatangan dibawah ini:

I Wayan Kanal, S.E.,S.H.,M.H.

 

Advokat pada Kantor Hukum – IWA Aryanta S.E.,S.H.,M.H. dan Rekan, dengan alamat Gang Kenangan no 8839, Jalan Pulau Saelus II, Denpasar, Bali, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama klien kami:

 

Nama                          : Kadek Agus Kendang

Tempat Lahir             : Selemadeg

Umur/Tanggal Lahir: 22 tahun/30-02-1998

Jenis Kelamin            : Laki-Laki

Kewarganegaraan : Indonesia

Tempat Tinggal         : Jalan Daki Tebel, Perumahan Taman Carik Linggah, Denpasar

Agama                       : Hindu

Pekerjaan                  : Karyawan Swasta

 

Berdasarkan surat kuasa khusus tertanggal 28 Februari 2021 (terlampir). Selanjutnya dalam permohonan ini disebut sebagai PEMOHON.

Bahwa yang bertandatangan mengajukan permohonan untuk tidak dilakukan penahanan atas nama Klien kami tersebut diatas berdasarkan ketentuan Undang-undang sebagaimana dimaksud dan diatur dalam Pasal 31 ayat (1) jo. Pasal 23 KUHAP dengan alasan-alasan sebagai berikut:

 

  1. Bahwa Klien kami ditetapkan sebagai Tersangka berdasarkan Laporan Polisi No.Pol: xxxxxx

 

  1. Bahwa selama dalam proses penyelidikan dan penyidikan perkara tersebut, Klien kami selalu bersikap kooperatif dalam memenuhi panggilan Penyidik guna kepentingan pemeriksaan perkara dan sejak ditetapkan sebagai Tersangka tidak ada dilakukan penahanan terhadap Klien kami;
  2. Bahwa Klien kami tersebut merupakan kepala keluarga dan bertanggung jawab untuk kebutuhan hidup keluarga sehari-hari;

 

  1. Bahwa klien kami memiliki penyakit gula darah yang harus dikontrol satu kali dalam seminggu di dokter spesialis

 

 

  1. Bahwa sehubungan dengan hal tersebut diatas dengan pertimbangan rasa kemanusiaan dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku serta sesuai dengan ketentuan Pasal 31 ayat (1) Pasal 23 Undang-undang No. 8 tahun 1981 tentang KUHAP, maka terhadap klien kami tersebut wajar dan manusiawi serta beralasan menurut hukum jika diberikan kebijaksanaan dan kelonggaran hukum yaitu dengan tidak melakukan penahanan atas dirinya, dan kebijaksanaan tentang hal tersebut berada di tangan Bapak Kapolresta Denpasar sebagai Pejabat yang berwenang dan bertanggung jawab dalam jalannya proses penyidikan dalam perkara ini;

 

  1. Bahwa memenuhi ketentuan Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 1983, maka klien kami bersedia memberikan jaminan atas dikabulkannya permohonan untuk tidak dilakukan penahanan ini, baik berupa jaminan orang maupun jaminan uang dan atau barang;

 

 

  1. Bahwa Pemohon selalu sanggup bersedia memenuhi ketentuan Undang-undang tentang syarat atas dikabulkannya permohonan ini.

 

  1. Bahwa penjamin berjanji;

 

8.1 Sanggup menghadapkan Tersangka kepada Penyidik maupun pihak berwajib lainnya selama dalam proses penyidikan perkara ini dan setiap saat jika diperlukan; 8.2 Menjamin Tersangka tidak akan melarikan diri selama tidak ditahan;

8.3 Menjamin Tersangka tidak akan melakukan tindak pidana apapun;

8.4 Menjamin Tersangka tidak akan menghilangkan/berusaha mengalihkan barang bukti dan mempengaruhi saksi-saksi dalam perkara ini dengan cara dan atau bentuk apapun.

 

Demikian permohonan dari Pemohon ini kami sampaikan, kiranya Bapak Kapolresta Denpasar dapat mempertimbangkan dan mengabulkan permohonan Pemohon tersebut. Atas kebijaksanaannya, kami ucapkan terimakasih.

 

Denpasar, 25 Januari 2021

Hormat kami,

Penasihat Hukum;

ttd

I Wayan Kanal, S.E.,S.H.,M.H.

 

 

Penjamin Penangguhan Penahanan

 

ttd

 

I Ketut Bikul

 

Download file Word : Surat Permohonan penangguhan Penahanan OK

 

 

Tembusan disampaikan Kepada:

  1. Kepala Kepolisan Republik Indonesia, di Mabes Polri Jakarta
  2. Yth Kepala Kepolisian Daerah Bali, di Denpasar;
  3. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali, di Denpasar;
  4. Yth. Kepolisian Sektor Denpasar Timur, di Denpasar.