Contoh Gugatan Perceraian

Denpasar, 30 Februari 2020

Kepada, Yth :

Ketua Pengadilan Negeri Denpasar

Di : –

Denpasar

Perihal : Gugatan Perceraian

 

Dengan Hormat,

Saya yang bertandatangan di Bawah ini

Nama : I Ketut Geni

NIK     : 5903000000000003

Alamat : Jl. Api, Gg. Asap

Yang selanjutnya disebut Penggugat

 

Dengan ini mengajukan gugatan cerai terhadap,

Nama : Ni Made Air

NIK     : 5903000000000003

Yang mana sepengetahuan Penggugat terakhir kali berdomisili di Jalan Angin, Denpasar, dengan nomor kontak family yang dapat di hubungi di 081081081

Yang selanjutnya disebut Tergugat

 

Adapun yang menjadi alasan dan dasar gugatan perceraian di Pengadilan Negeri Denpasar ini, adalah sebagai berikut :

  1. Bahwa Pihak Penggugat dan Tergugat adalah pasangan suami istri yang telah menikah secara adat Hindu Bali pada 30 Februari 2003, dimana Penggugat berkedudukan selaku Purusa berdasarkan Akta Perkawinan no. 00091011/A/KS.CS/TP/2005 yang dicatatkan pada 30 Februari 2005.

 

  1. Bahwa setelah perkawinan keadaan rumah tangga waktu itu sangat baik dan harmonis, sesuai dengan tujuan perkawinan yaitu membentuk keluarga yang bahagia. Sehingga Penggugat dan Tergugat dikaruniai 4 (empat) orang anak, yaitu :
  • Ni Wayan Siki, lahir di Jimbaran, Badung, pada 30 Februari 2003.
  • I Kadek Kalih, lahir di Jimbaran, Badung, pada tanggal 30 Februari 2005.
  • Ni Komang Tiga, lahir di Denpasar, pada tanggal 30 Februari 2013.
  • I Ketut Catur, lahir di Mangupura, pada tanggal 30 Februari 2017

.

  1. Bahwa pada awalnya perkawinan Penggugat dengan Tergugat cukup rukun dan harmonis, namun seiring dengan perjalanan waktu, kira-kira pada awal 2018 mulai menunjukkan ketidak harmonisan.

 

  1. Bahwa sekira akhir tahun 2018, ketika anak nomor empat berusia sekitar 1 tahun, Tergugat lari/kabur meninggalkan rumah dan tidak pernah berkirim kabar.

 

  1. Bahwa setelah meninggalkan rumah pada akhir 2018, Tergugat tidak pernah memberikan kabar dan tidak pernah mengunjungi keluarga dan anak-anaknya di rumah Penggugat.

 

  1. Bahwa setelah meninggalkan rumah, Tergugat menelantarkan anak-anaknya, terlebih anak nomor-3 dan anak nomor-4 yang masih kecil-kecil dan membutuhkan kasih saying seorang ibu.

 

  1. Bahwa semenjak Tergugat pergi meninggalkan rumah, Penggugat dan keluarga Purusa lah yang mengasuh dan merawat anak-anak Penggugat.

 

  1. Bahwa dengan keadaan rumah tangga Penggugat dan Tergugat seperti yang diuraikan di atas, maka Penggugat dan Tergugat tidak mungkin lagi untuk hidup sebagai suami-istri.

Maka usaha untuk membentuk rumah tangga yang bahagia sebagaimana yang dikehendaki oleh Penggugat, berdasarkan maksud dan tujuan Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan tidaklah mungkin dapat terwijud.

Maka satu-satunya jalan terbaik adalah mengakhiri perkawinan Penggugat dengan Tergugat dengan Perceraian.

 

  1. Bahwa sahnya suatu perceraian adalah atas dasar Putusan Pengadilan Negeri. Maka tiada jalan lain bagi Penggugat, kecuali mengajukan gugatan Perceraian ini kepada Yang Terhormat Ketua Pengadilan Negeri Denpasar.

 

  1. Bahwa perkawinan antara Penggugat dan Tergugat putus karena perceraian dengan segala akibat hukumnya, maka sangat patut dan beralasan hukum apabila Penggugat dan Tergugat diperintahkan untuk mendaftarkan putusan perceraian ini kepada Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar setelah putusan ini mempunyai kekuatan hukum tetap, dalam daftar yang diperuntukkan untuk itu.

Berdasarkan alasan-alasan yang diuraikan di atas, Penggugat mohon kepada Yang Mulia Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar yang memeriksa perkara ini agar berkenan menjatuhkan putusan yang amarnya berbunyi sebagai berikut :

  1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya.

 

  1. Menyatakan Perkawinan antara Penggugat dengan Tergugat secara adat Hindu Bali pada 30 Februari 2003, dimana Penggugat berkedudukan selaku Purusa berdasarkan Akta Perkawinan no. xxxxxxx yang dicatatkan pada 30 Februari 2007,

Adalah putus karena perceraian, dengan segala akibat hukumnya.

  1. Menyatakan hukum bahwa (4) empat orang anak yang bernama :
  • Ni Wayan Siki, lahir di Jimbaran, Badung, pada 30 Februari 2003.
  • I Kadek Kalih, lahir di Jimbaran, Badung, pada tanggal 30 Februari 2005.
  • Ni Komang Tiga, lahir di Denpasar, pada tanggal 30 Februari 2013.
  • I Ketut Catur, lahir di Mangupura, pada tanggal 30 Februari 2017

Tetap berada dalam asuhan Purusa bersama keluarganya sebagaimana Adat Kebiasaan Hindu Bali.

  1. Memerintahkan kepada kedua belah pihak untuk mengirimkan Salinan putusan ini Kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Badung, untuk dicatatkan dalam daftar register yang diperuntukkan untuk itu, paling lambat 60 (enam puluh) hari sejak Putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
  2. Menghukum Penggugat untuk membayar semua biaya yang timbul dalam perkara ini.

Atau apabila Yang Mulia Majelis Hakim berpendapat lain, mohon untuk menjatuhkan Putusan yang seadil-adilnya.

Hormat Kami,

Penggugat

I Ketut Geni