Advokat Sahat Tambunan SH MH CLA

SHMH – Sahat Tambunan, S.H., M.H., C.L.A., adalah advokat PERADI yang merupakan alumni strata satu (SH) dari Universitas Indonesia. Sedangkan S2 Magister Hukum (MH) diraih di Universitas Jayabaya pada awal 2020.

Pria kelahiran Jakarta pada 1978 ini memulai karir advokasi di Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Wilayah Pengadilan
Negeri Jakarta Timur pada 2011-2012. Dia kemudian melanjutkan karir di Kantor Hukum Romi Daniel Tobing dan Rekan pada 2012-2013 dan Anggiat Marulitua Sinurat dan Rekan pada 2013-2014.

Sahat tambunan selanjutnya bergabung di beberapa Firma dan Kantor Hukum lainnya. Yaitu Edwin Pamimpin Situmorang & Partners (Advocates–Legal Consultant) pada 2015-2017. Tito Hananta Kusuma and Co (2017); Saraci. J. C and Partners (2018); ESSHA LAW FIRM (2019); Indoyang Law Firm (2020).

Sejumlah pelatihan, baik terkait langsung dengan dunia hukum maupun tidak juga pernah diikuti. Diantaranya adalah Pelatihan Bimbingan Teknis Perselisihan Hasil Pemilihan Umum pada Tahun 2019 dan Pelatihan Konsultan Kekayaan Intelektual oleh DJKI pada 2020.

Pelatihan lainnya, yaitu ;
– General English : Advanced Level issued di LIA (2003).
– Workshop Wirausaha Mandiri issued di Bank Mandiri (2007).
– Pelatihan Hukum Ketenagakerjaan Tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Universitas Jaga
Karsa (2009).
– Pelatihan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) di Universitas Jaga Karsa (2009).
– Pelatihan Legal Audit di Universitas Jaga Karsa (2009).
– Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) pada 2015.
– Seminar Urgensi Hukum Indonesia dalam menghadapi MEA oleh Asosiasi Auditor Hukum Indonesia (ASAHI) pada 2015.
– Pelatihan Hukum Pasar Modal yang diselenggarakan oleh FHP (2016).
– Pelatihan Hukum Kepailitan diselenggarakan oleh HKPI (2018).
– Pelatihan Certified Legal Auditor diselenggarakan oleh ASAHI (2019).

Berbagai jenis kasus sudah pernah ditangani oleh Sahat Tambunan, S.H.,M.H.,C.L.A., diantaranya adalah Permasalahan Gugatan Wanprestasi baik dalam wilayah hukum Jakarta maupun di luar Jakarta. Dalam hal ini dia pernah bertindak sebagai Kuasa Hukum Penggugat atau Kuasa Hukum Tergugat.

Sahat Tambunan juga pernah menangani permasalahan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum baik dalam wilayah
hukum Jakarta maupun di luar Jakarta. Baik bertindak selaku Kuasa Hukum Penggugat atau Kuasa Hukum Tergugat.

Permasalahan dalam lingkup pidana yang pernah ditangani, yaitu sebagai :
1. Kuasa hukum yang mendampingi pelapor
2. Kuasa hukum yang mewakili pelapor
3. Kuasa hukum dalam perkara Tindak Pidana Korupsi
4. Kuasa hukum yang mendampingi pihak terlapor di persidangan baik dalam perkara pidana umum maupun pidana khusus seperti narkotika
5. Kuasa Hukum Dalam Perkara Pidana Anak mendampingi Pihak Terdakwa.

Dalam lingkup pengadilan Hubungan Industrial pernah sebagai Kuasa Hukum Perseroan maupun sebagai Kuasa Hukum Karyawan, baik di pengadilan maupun ketika mediasi pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Dalam lingkup Pengadilan Tata Usaha Negara pernah sebagai Kuasa Hukum Perseroan (Pihak Intervensi) dalam Gugatan pembatalan Sertifikat Kepemilikkan Lahan dan Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah. Maupun sebagai pihak penggugat berkaitan dengan kebijakan pemerintah yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Sahat Tambunan juga pernah menangani kasus pada lingkup Pengadilan Tipikor dalam penanganan Kasus kasus Korupsi oleh KPK dan Kejaksaan. Diantaranya Perkara Irman Gusman (mantan Ketua DPD RI); perkara M. Helmi Kamal Lubis (mantan Direktur DAPEN Pertamina).

Sahat Tambunan, S.H.,M.H.,C.L.A., juga memiliki pengalaman menangani proses penyelesaian kasus non-litigasi (di luar pengadilan). Diantaranya tergabung dalam tim yang membuat Legal Opinion untuk Bank BRI (2015-2017); Tim dalam penanganan perkara penyelesaian perkara yang dilaporkan ke OJK (2017). Tim dalam Kuasa Hukum Kepailitan Kreditur Pandawa (2017).
(iwa)